Contoh Menu Ibu Menyusui, Tips Pola Hidup Sehat Bayi Sehat

Menu makanan apa ya yang tepat untuk ibu menyusui? Pasti pertanyaan itu sering muncul dipikiran para ibu.

Ibu menyusui memang butuh makanan yang tepat untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, baik itu nutrisi untuk bunda maupun si kecil yang masih menggantungkan asupannya dengan meminum ASI.

Lalu contoh menu makanan apa saja sih yang tepat untuk ibu menyusui?

menu diet saat menyusui
Pagi hari

Pada pagi hari, ibu menyusui bisa mengonsumsi menu makanan seperti nasi uduk, telur dadar, ayam bumbu kuning, teri goreng, lalap timun dan kemangi dengan tambahan Jus jeruk 150 ml untuk asupan vitamin C. Jus jeruk bisa diselingi dengan jus melon yang ditambah dengan timun.
Selain itu ibu juga bisa mengonsumsi semangkuk sereal bebas gula dicampur susu dan beberapa iris buah berry. Jika bunda alergi dengan susu sapi maka penggantian menu dengan susu kedelai atau air tajin. Agar menambah selera, bisa juga ditambah snack pagi berupa pisang bertabur keju atau pisang disiram yogurt.

Siang hari.

Untuk siang hari, ibu menyusui bisa mengonsumi menu makanan seperti nasi dengan lauk ate lilit hati ayam ditambah tempe goreng tepung, telur dan daging untuk sayurnya bisa mengonsumsi cah bayam wortel untuk pemenuhan zat besi, untuk buahnya bunda bisa mengonsumsi semangka
Makanan lengkap dengan menu nasi, sayur dan lauk akan cukup memberikan nutrisi sampai sore. Lauk berprotein tinggi seperti ikan laut dan sayur daun hijau adalah perpaduan sempurna untuk makan siang dalam menu ibu menyusui.

Sore hari.

Untuk sore hari, bunda bisa memenuhi nutrisi dengan menu makanan berupa snak seperti dadar isi, kacang hijau dan tambahan buah nangka. Snack sore juga dapat berupa salad apel dengan mayonnaise.

Malam Hari

Untuk menu malam hari, bunda bisa memenuhi nutrisi dengan menu makanan berupa nasi dengan acar ikan, lauk perkedel tahu goreng, ditambah urap daun papaya, sayur sop jagung wortel, daging cincang, dengan makanan pencuci mulut berupa buah pisang raja
Nah itu tadi menu makanan sehat untuk ibu menyusui. Bagaimana? Menu makanan sehat tidak harus tidak enak kan? Makanan sehat bisa malah mengundang selera untuk segera menyantapnya. Dicoba ya bun..

Nutrisi Pada Ibu Menyusui, Daftar Vitamin Agar Bayi Gemuk?

Bingung bun menentukan nutrisi apa saja yang diperlukan untuk ibu menyusui? Iya…nutrisi memang sangat penting, tidak hanya untuk ibu hamil saja, namun juga pada ibu menyusui.

Ibu menyusui membutuhkan banyak nutrisi karena apapun yang dikonsumsi ibu hamil, dikonsumsi pula oleh bayi, sehingga nutrisi yang cukup akan membantu perkembangan janin.

Lalu apa saja nutrisi pada ibu menyusui? Yuk simak

makanan diet ibu hamil
Ada berbagai macam kebutuhan nutrisi pada ibu menyusui seperti protein, cairan, vitamin dan mineral. Untuk protein, Ibu memerlukan tambahan 20 gram protein diatas kebutuhan normal ketika menyusui.

Jumlah ini hanya 16 % dari tambahan 500 kal yang dianjurkan. Nutrisi lain yang diperlukan selama laktasi adalah asupan cairan.

Dianjurkan ibu menyusui minum 2 – 3 liter perhari, dalam bentuk air putih, susu dan jus buah.

Kebutuhan vitamin dan mineral selama menyusui lebih tinggi dari pada selama hamil, kompenen nutrient dalam ASI antara lain; protein, laktosa dan lemak. Kadar protein ASI sebesar 0,9%. Sebanyak 60 % diantaranya berupa cairan yang lebih mudah dicerna dan terdapat pada kasein (protein utama susu sapi).

Lemak di dalam ASI merupakan campuran dari fosfolipid, kolesterol, vitamin A dan karotinoid. Dalam ASI juga terdapat Asam Amino (sistin dan taurin) yang tidak terdapat dalam susu sapi.

vitamin ibu menyusui agar bayi gemuk

Sistin digunakan untuk pertumbuhan somatik dan taurin untuk pertumbuhan otak.
Selain protein, cairan, vitamin dan mineral, Vitamin B9 dan asam folat sangat penting bagi ibu menyusui.

Asam folat terdapat dalam sayuran seperti kubis, bayam jagung, kacang polong dan asparagus. Gandum dan jus jeruk juga sarat dengan asam folat dan pastinya mengandung banyak vitamin C sebagai nutrisi penting lain.

Ibu menyusui juga membutuhkan zat besi. Ibu menyusui sering kekurangan zat besi. Padahal zat besi sangat diperlukan untuk penyerapan kalsium yang berguna untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

Sebaiknya ibu mengonsumsi 15-20 miligram zat besi setiap hari. Zinc atau zat besi banyak terdapat dalam telur, daging,tepung utuh dan gandum.

Nah begitu ya bunda? Sekarang bunda nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh ibu menyusui. Jika sudah mengerti yang harus dilakukan sekarang adalah dengan berusaha mencukupinya, karena tahu saja tidak ada gunanya tanpa praktek. Berjuang ya bun, demi bayi sehat.

Diare Pada Saat Ibu Menyusui? Cara Mengatasi & Obat Tradisional Alami

Aduh… diare memang menyusahkan ya bun? Apalagi jika kegiatan banyak dan harus bolak-balik ke kamar mandi karena ingin buang air besar.

Tidak masalah kalau cuma kerjaan, gimana kalau terkena diare saat sedang menyusui? Bolehkah tetap menyusui dan bagaimana penanganannya?

Diare memang bisa menyerang siapa saja termasuk ibu menyusui. Sebenarnya diare bukanlah suatu penyakit, diare lebih tepat disebut sebagai gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh infeksi virus maupun infeksi bakteri.

Diare juga dapat disebabkan oleh reaksi negatif pada makanan, parasit, obat atau bakteri dan kotoran yang ada di dalam makanan ibu.

cara mengatasi diare saat ibu menyusui

Hampir semua kasus diare akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari, namun diare yang parah bisa mengakibatkan seseorang bisa menginap di rumah sakit.

Untuk pemberian ASI saat ibu diare, bunda tidak perlu khawatir. ASI dapat diberikan dan tidak perlu dihentikan asalkan anda dapat mencegah penularan pada bayi.

Penularan ibu sakit saat sedang menyusui dapat diatasi dengan menggunakan masker atau obat-obatan dan menjaga kebersihan terutama dengan mencucui tangan, karena penularan penyakit diare pada bayi biasanya terjadi akibat kurang bersihnya bunda dalam mencucui tangan.

Tidak perlu terlalu panik karena antibodi yang dibentuk ketika ibu menyusui sedang sakit terdapat di dalam ASI. Zat kekebalan tubuh ini akan menghindari bayi terkena penyakit.

Begitupula dengan obat-obatan yang dikonsumsi ketika sakit, ibu menyusui tidak perlu khawatir karena tidak berpengaruh pada bayi.

Kandungan obat yang diminum oleh ibu dan masuk ke dalam asi hanyalah sekitar 1% saja.
Jika ibu sudah terlanjur mengalami diare, hal pertama ayang harus dilakukan adalah dengan mengobatinya.

Pengobatan yang aman untuk ibu menyusui adalah dengan menggunakan bahan-bahan alami. Pengobatan diare yang menggunakan bahan alami bisa dilakukan dengan mengonsumsi teh chamomile.

Teh chamomile sangat baik untuk mengatasi diare karena dinilai mampu membantu mengatasi radang yang terjadi pada usus sehingga kolon menjadi lebih nyaman.

Konsumsi teh chamomile sebanyak 3 cangkir setiap hari, minum teh chamomile sedikit demi sedikit, supaya kandungan alami dari teh chamomile dapat terserap dengan lebih maksimal.

Selain mengonsumsi teh chamomile, bunda juga bisa mengonsumsi blueberry. Sama halnya dengan teh hitam yang memiliki kandungan tanin, buah blueberry dinilai mampu menahan cairan.

Buah blueberry juga kaya akan kandungan antosianin yang mana merupakan antiosidan kuat dan bisa jadi bersifat antibiotik. Jadi konsumsi buah blueberry dengan takaran yang pas disaat bunda mengalami diare, diare jadi cepat sembuh.

Begitu ya bun? Saat ibu mengalami diare boleh saja tetap menyusui, tapi harus meminimalisir penularannya, selain itu bunda diharapkan untuk segera berobat.

Diare dapat mengakibatkan dehidrasi sehingga ibu menyusui harus menjaga asupan cairan. Atur pola makan untuk tetap menjaga tubuh. Hindari bahan makanan yang dapat memicu diare yang semakin parah.

Dan jangan lupa biasakan untuk mencuci tangan sehingga mengurangi penyebaran diare.

Bitnami